Senin, 22 April 2019

Pertemuan IV - Cybercrime

1. Kejahatan yang terjadi di internet terdiri dari berbagai macam jenis dan cara yang bisa terjadi. Menurut Anda motif apakah yang dapat mempengaruhi kejahatan IT.

Jawaban:
Motif yang biasanya dilakukan untuk melakukan kejahatan IT yaitu Perkembangan teknologi Internet memunculkan kejahatan yang disebut dengan cyber crime atau kejahatan melalui jaringan Internet. Munculnya beberapa kasus cyber crime di Indonesia, merupakan fenomena, seperti pencurian kartu kredit, hacking terhadap berbagai situs, penyadapan transmisi data orang lain, (misalnya email), dan manipulasi data dengan cara menyiapkan perintah yang tidak dikehendaki ke dalam programer komputer. Berbagai tindakan di atas dapat dikenakan tindak pidana.

2. Sebutkan contoh-contoh kejahatan IT yang sedang trend (viral) saat ini. Dan menurut Anda apa motif kejahatan tersebut.

Jawaban:
- Kasus pembajakan akun sosial media: kasus kejahatan ini agar pemilik akun tersebut tidak bisa lagi mengakses dan pelaku kejahatan membuat statement-statement yang buruk.
- Penipuan kartu kredit/carding:carding merupakan kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet.
- Penipuan identitas: banyak yang terjadi saat ini pemalsuan identitas, pelaku kejahatan ini tidak memberikan data atau informasi yang asli dan memakai identitas oranglain untuk melakukan kejahatan.
- Pornografi: kegiatan yang dilakukan dengan membuat, memasang, mendistribusikan, dan menyebarkan material yang berbau pornografi, cabul, serta mengekspos hal-hal yang tidak pantas.
- Iklan jual beli: misalnya Anda memasang iklan pada situs daring. Kemudian seseorang tertarik untuk membeli. Dengan modus transfer langsung, penipu meminta Anda untuk menuju ATM dan secara tidak sadar Anda dapat dipandu untuk melakukan transfer ke rekening penipu.
- Online shop: Berbagai jenis penipuan toko daring, menjual barang apa saja yang sedang trend. Mereka membuat page menarik dan menampilkan barang-barang idaman yang sangat menawan. Harganya murah meriah. Anda tentu saja tergiur ingin membeli. Lalu tranfer uang dan anda diperlihatkan foto bahwa barang siap dikirim, tetapi tak pernah sampai. Saat anda bertanya, si penipu alasan harus declare barang dan ada biaya. Percayalah puluhan juta habis uang anda, barang itu tak pernah ada. Jika anda mulai curiga, mereka akan putuskan semua kontak.


3. Menurut Anda apakah upaya-upaya yang dapat kita lakukan untuk menanggulangi kejahatan IT.

Jawaban:
- Mengamankan Sistem
- Selalu gunakan security software yang Up to Date. Salah satu cara paling mudah dalam mencegah hacker-hacker dan para cybercrime dalam melakukan hacking dan mencuri informasi adalah dengan tetap menjaga keamanan setiap PC dan juga software dalam PC anda agar tetap ter-up-to-date.
- Mencari banyak infomasi
- Membuat backup data. Sebaiknya pengguna komputer memiliki backup dari dokumen pribadinya, entah itu berupa foto, musik, atau lainnya. Ini bertujuan agar data anda masih tetap bisa terselamatkan bila sewaktu-waktu terjadi pencurian data atau ada kesalahan pada sistem komputer anda.
- Membuat password kuat agar tidak mudah di hack 

Rabu, 10 April 2019

Pertemuan III - Profesionalisme Kerja Bidang IT

1. Jelaskan bagaimana bentuk profesionalisme dalam profesi
  • Bentuk Prefesionalisme dalam profesi Programmer
    1.     memiliki pengetahuan yang tinggi di bidang TI
    2.     memiliki keterampilan yang tinggi di bidang TI
    3.     memiliki pengetahuan yang luas tentang manusia dan masyarakat, budaya, seni, sejarah dan komunikasi
    4.   Tanggap tehadap masalah client, paham terhadap isu" etis serta tata nilai kilen"nya
    5.     mampu melakukan pendekatan multidispliner 
    6.     mampu bekerja sama (Team Work)
    7.     Bekerja dibawah disiplin etika
    8.  mampu mengambil keputusan didasarkan kepada kode etik, bila dihadapkan pada situasidimana pengambilan keputusan berakibat luas terhadap masyarakat

        Memilki sikap mandiri berdasarkan kemampuan yang di milikinya secara pribadi sertaterbuka dan mau menghargai pendapat orang lain, serta cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya,  atau dengan kata lain adalah mandiri. Seorang pekerja dibidang IT terutama programmer harus memiliki sikap tidak tergantung dengan orang lain, terbuka, mau menerima dengan hati yang lapang atas pekerjaanya, saat dikritik tentang pekerjatersebut maupun saat mendapat saran dari orang lain, bahkan dapat complain dari klien karena ada program yang dibuatnya tidak jalan karena beberapa factor, misalkan program yang dibuat kena virus, error, dan lain-lain.
          Memiliki pengetahuan yang tinggi dan handal di bidang IT, seorang programer harus mempunyai modal yang cukup salah satunya menguasai bahasa pemprograman, sehingga dalam pembuatan program tersebut benar-benar terjamin kualitasnya dan juga tidak asal-asalan, sehingga program tersebut dapat bermanfaat.
    Menerapkan norma-norma yang berhubungan dengan IT yang telah diatur dalam kode etik, misalkan profesional atau developer dengan klien, antara para profesional dalam ruang lingkup itu sendiri, atau antara organisasi profesi serta organisasi profesi dengan pemerintah. contohnya salah satu bentuk hubungan seorang programer dengan klien atau pengguna jasa, misalnya pembuatan sebuah program aplikasi yang dibuatnya.
    Seorang programmer tidak dapat membuat suatu program semaunya sendiri, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti untuk apa program tersebut dibuat dan nantinya digunakan oleh kliennya atau user, ia dapat menjamin keamanan sistem kerja program aplikasitersebut dari pihak-pihak yang dapat mengacaukan sistem kerjanya.
  • Bentuk Prefesionalisme dalam profesi Guru
    1.     Menguasai kurikulum
    2.     Terampil mengunakan multi metode pembelajaran
    3.     Memiliki komitmen yang tinggi terhadap tugasnya
    4.     Emiliki kedisplinan dalam arti yang seluas-luasnya
    5.     Menguasai landasan kependidikan
    6.     Pemahan dalam bidang psikologi pendidikan
    7.  Menguasai materi pelajaran sesuai dengan bidang studi yang di ajarkan
    8.     Mengaplikasikan metodologi dan stategi pembelajaran
    9.     Merancang dan memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar
    10.   Melaksanakan evaluasi belajar
    11.   Menyusun program pembelajaran
    12.   Melaksanakan penelitian dan berpikir untuk meningkatkan kinerja

Rabu, 27 Maret 2019

Pertemuan II - Etika Profesi

1. Berikan contoh etiket atau pelanggaran berinternet yang anda ketahui dalam:
  • berkirim surat melalui email
    yaitu:
    - email spam
    - penyebaran virus melalui attach files
  • berbicara dalam chatting
    yaitu:
    - berkata tidak sopan
    - boom chat
    - mengeluarkan pernyataan yang berbau SARA (suku, agama, ras dan antar golongan)
2. Jelaskan berbagai macam kegiatan apa saja yang bisa dilakukan pada dua kegiatan di atas
yaitu:
- email spam (spamming adalah pengiriman email secara berulang-ulang yang tidak diminta oleh pengguna. contohnya: iklan, informasi palsu, penipuan dan lain sebagainya.
- penyebaran virus melalui attach files (penyebaran virus melalui attach files itu
- forum sosial
- berbagi informasi


3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan "proses professional" dalam mengukur sebuah profesionalisme.
yaitu:
Proses profesionalisme adalah suatu tahap profesional melalui rangkaian pembelajaran dan juga pengalaman sesuai bidang keterampilan atau keahlian dalam suatu profesi, pekerjaan, atau kegiatan sehingga memiliki kemampuan yang benar benar ahli dan pengetahuan yang luas dalam bidang atau pekerjaan yang di jalani.

Selasa, 19 Maret 2019

Pertemuan 1 - Tinjauan Umum Etika

    1. 3 contoh perubahan proses bisnis/sosial akibat teknologi yang "melunturkan" nilai etika tradisional.

      Jawab:

      - Proses Pembelian Via Online
      Teknologi: online shopping
      Model erja: transaksi jual beli melalui online
      Nilai etika tradisional yang hilang: Tidak ada interaksi secara langsung antar penjual dan pembeli

      - Sosial Media
      Teknologi: Online chatting
      Model Kerja: Komunikasi online
      Nilai etika tradisional yang hilang: Tidak ada komunikasi secara langsung antar sesama

      - Game Online
      Teknologi: Unreal Engine
      Model Kerja: Permainan secara online
      Nilai etika tradisional yang hilang: Permainan tradisional
    2. Pelanggaran terhadap etika akan mendapatkan sanksi sosial dan sanksi hukum dan

      Jawab:

      Sanksi Sosial :
      Sanksi ini diberikan oleh masyarakat sendiri, tanpa melibatkan pihak berwenang. Pelanggaran yang terkena sanksi sosial biasanya merupakan kejahatan kecil, ataupun pelanggaran yang dapat dimaafkan. Dengan demikian hukuman yang diterima akan ditentukan leh masyarakat, misalnya membayar ganti rugi dsb, pedoman yang digunakan adalah etika setempat berdasarkan keputusan bersama.
      contohnya:
      Suatu hal yg harus kita terima dalam masyarakat akibat perbuatan atau kesalahan kita dalam bersosialisasi yg berbentuk di jauhi org lain, di benci, dan di cemooh.

      Sanksi Hukum : Sanksi ini diberikan oleh pihak berwengan, dalam hal ini pihak kepolisian dan hakim. Pelanggaran yang dilakukan tergolong pelanggaran berat dan harus diganjar dengan hukuman pidana ataupun perdata. Pedomannya suatu KUHP.
      contohnya:
      Penjiplakan dibidang teknologi informasi tanpa izin yang berwenang. Sanksinya: berupa pidana (kurungan).