Bentuk Prefesionalisme dalam profesi
Programmer
1.
memiliki pengetahuan yang tinggi di bidang TI
2.
memiliki keterampilan yang tinggi di bidang TI
3.
memiliki pengetahuan yang luas tentang manusia dan
masyarakat, budaya, seni, sejarah dan komunikasi
4. Tanggap tehadap masalah client, paham terhadap isu" etis serta tata nilai kilen"nya
5.
mampu melakukan pendekatan multidispliner
6.
mampu bekerja sama (Team Work)
7.
Bekerja dibawah disiplin etika
8. mampu mengambil keputusan didasarkan kepada kode etik, bila
dihadapkan pada situasidimana pengambilan keputusan berakibat luas terhadap
masyarakat
Memilki
sikap mandiri berdasarkan kemampuan yang di milikinya secara pribadi
sertaterbuka dan mau menghargai pendapat orang lain, serta cermat dalam memilih
yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya, atau dengan kata lain adalah mandiri. Seorang
pekerja dibidang IT terutama programmer harus memiliki sikap tidak tergantung
dengan orang lain, terbuka, mau menerima dengan hati yang lapang atas
pekerjaanya, saat dikritik tentang pekerjatersebut maupun saat mendapat saran
dari orang lain, bahkan dapat complain dari klien karena ada program yang dibuatnya
tidak jalan karena beberapa factor, misalkan program yang dibuat kena
virus, error, dan lain-lain.
Memiliki pengetahuan yang tinggi dan
handal di bidang IT, seorang programer harus mempunyai modal yang cukup salah
satunya menguasai bahasa pemprograman, sehingga dalam pembuatan program
tersebut benar-benar terjamin kualitasnya dan juga tidak asal-asalan, sehingga
program tersebut dapat bermanfaat.
Menerapkan
norma-norma yang berhubungan dengan IT yang telah diatur dalam kode etik,
misalkan profesional atau developer dengan klien, antara para profesional dalam
ruang lingkup itu sendiri, atau antara organisasi profesi serta organisasi
profesi dengan pemerintah. contohnya salah satu bentuk hubungan seorang
programer dengan klien atau pengguna jasa, misalnya pembuatan sebuah program
aplikasi yang dibuatnya.
Seorang programmer tidak dapat
membuat suatu program semaunya sendiri, ada beberapa hal yang harus ia
perhatikan seperti untuk apa program tersebut dibuat dan nantinya digunakan
oleh kliennya atau user, ia dapat menjamin keamanan sistem kerja
program aplikasitersebut dari pihak-pihak yang dapat mengacaukan sistem
kerjanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar